Headlines News :
Home » » Gara-gara Sewa Menyewa Pengusaha Showroom Diisukan Ancam Bacok Anggota DPRK

Gara-gara Sewa Menyewa Pengusaha Showroom Diisukan Ancam Bacok Anggota DPRK

Written By Unknown on Selasa, 09 Oktober 2012 | 04.08


                              Gara-gara Sewa Menyewa       
Pengusaha Showroom Diisukan Ancam Bacok Anggota DPRK
INDOFOKUS ACEH UTARA
Terkait sewa menyewa sebuah toko yang terletak di jalan Perdagangan, Pantonlabu, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, seorang pengusaha showroom sepeda motor diisukan ancam bacok anggota DPRK Aceh Utara, Tgk Mukhtar Al-Khutby.

Kasus tersebut sudah merebah diseluruh kawasan Pantonlabu, dan dikabarkan sebuah toko yang dimaksudkan di sewa oleh Sh, pengusaha showroom motor di pantonlabu, namun dikarenakan sang pengusaha yang terkait tidak menuai janji dengan anggota DPRK, Tgk Mukhtar selaku pemilik toko.

Dengan janji-jani tersebut yang kian diurungkan, membuat si anggota dewan itu mencabut sewa toko dan mengalihkannya ke pihak lain tanpa sepengetahuan SH, pasalnya SH yang menjanjikan bayar toko akan segera diselesaikan terlalu bertele-tele. Sehingga, pada batas perjanjian terakhir si pemilik toko tersebut, saat menghubungi pengusaha itu, SH menutup beberapa nomor ponsel yang sering digunakannya. Hingga tidak aktif.

Kebijakan ambil alih oleh sipemilik toko tidak disambut baik oleh pengusaha, sehingga menjadi permasalahan. “kasus tersebut permasalahan pribadi antara Tgk Mukhtar dengan pengusaha showroom, dikarenakan tindakan pengusaha, menurut informasi yang beredar sudah membuat empat bulan toko tersebut terkatung-katung, jadi mana mau sipemilik toko dipermainkan” kata mayarakat dan tokoh masyarakat setempat yang namanya enggan diberitakan, pada Jum’at (5/10).

Sumber tersebut juga menuturkan, mencapai puncak masalah dikarenakan pengusaha terkait tidak terima toko yang sudah dikontrakkan dalam batas perjanjian selama empat tahun itu dialihakan kepada pihak lain. Namun, demikian sipemilik toko juga merasa di mainin  penguasaha serta pada saat sipengusaha kembali dari luar daerah menyampaikan tokonya sudah dialihkan ke orang lain seraya mengembalikan uang yang pernah serahkan sebagai panjar, permasalahan tersebut sumber juga mengatakan sempat diproses di Mapolsek Tanah Jambo aye, dan sudah selesaikan.

Kapolsek Tanah jambo aye, Iptu Muhktar kepada Wartawan, Jum’at (5/10) membantah adanya proses penyelidikan terkait sengkata terkait toko. “Jangankan memproses, laporan saja tidak kami terima, bagaimana kami bisa dikatakan memproses” kata Iptu Muhktar.

Diwaktu terpisah, Tgk Mukhtar Al-Khutby, selaku pemilik toko kepada wartawan membenarkan perihal tersebut, namun membantah adanya ancaman bacok. “Kok dikatakan mau dibacok, jangan mau jumpa saya, telpon saja dia tidak, siapa yang mengatakan demikian? Itu tidak benar” kata Tgk Muhktar.

Yang benarnya, lanjutnya, permasalahan  tersebut sempat diancam mau dilaporkan ke Polda Aceh, sedangkan permasalah tersebut dikatakanya sedang dalam proses penyelesaian.

Tgk Mukhatar kepada andalas juga mengisahkan, pada oktober 2011 lalu, antara ia dan pengusaha yang disebutkan diatas, bekerja sama dalam mengikat kontrak sewa menyewa toko yang ada disamping toko/showroom SH selama empat tahun masa kontrak seharga 30 juta pertahunnya, namun SH setelah menyerahkan tanda jadi sebanyak sebesar Rp 10 juta tidak menyelesaikan jumlah uang yang disepakati bersama yakni sebanyak Rp 100 juta.

“Berlarut-larut, dari tanggal ke tanggal, akhirnya saya sampaikan, jika tidak diselesaikan maka saya alihkan kepada orang lain, akhirnya dengan miskomunikasi terbayar lagi lagi sebesar 45 juta yang dikirimkan melalui rekning bank, dengan oper janjian akhir Desember uang harus diselesaikan, tapi lagi-lagi dia sering keluar daerah dan ponsel yang digunakan non aktif imbuhnya.
Akhir janji yang,belum juga tuntas, pada awal Januari selanjutnya, Tgk Mukhtar secara kontan mengalihkan toko tersebut, sepulangnya dari dari luar daerah, pengusaha SH mempernmasalahkan Tgk Mukhtar, hingga tertebar isu ancam bacok dari pengusaha Showroom. Terkait pemberitaan, SH dua kali andalas coba hubungi sedang tidak ditempat, begitu juga nomor selular yang digunakannya tidak aktif ***(Andy)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

camp

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. tabloid indofokus.com - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template